Senin, 06 Januari 2014

Resensi buku : Epistemologi Kiri


Berbicara mengenai tokoh-tokoh beradzhab frankfrukt. Saya tertarik dan sedikit paham terhadap pemikiran-pemikiran kritisnya Max weber, dimana pemikirannya mengeai rasionalitas sangat mudah dipahami. Berbeda dengan tokoh epistmologi kiri, menurut hemat saya kurang mengerti. Mungkin karena pemikiran dan pengalaman saya yang kurang dan tidak sejauh pemikiran para tokoh-tokoh dalam buku mengenai Epistemologi kiri. Banyak yang bertentangan dengan literasi islam.
       Berdasarkan definisi penulis sendiri, epistemologi kiri adalah salah satu bentuk pemikiran yang dianggap salah terhadap pemikiran atau dalil-dalil yang sudah ada sebelumnya. Berikut tokoh-tokoh pemikiran kiri seperti Kar henrich max, Friedrich W Niectzhe, Antonio gramci, Alert Marcuse dan masih banyak lagi filsuf-filsuf barat revolusioner lainnya.
       Keterkaitan penulis terhadap Herbert Marcuse karena pemikiran filsafatnya benar-benar membandingkan pernyataan yang sudah dan kemudian dimanuver olehnya dengan seri pemikiran yang lebih radikal dan kritis. Ada tiga rasionalitas menurut Herbert Marcuse. Rasionalisasi yang pertama rasionalisasi instrumental, rasional ini mengutamakan kebebasan dalam kedudukan kekuasaan maupun untuk mencapai strata sosial. Kemudian rasionalisasi yuridis berbeda dengan rasionalisasi  instrumental, sifatnya lebih menekan aspek hukum secara yuridis. Misalkan uang pelicin dianggap biasa pada rasionalisasi instrumental untuk mempermudah kekuasaan politik, hal ini tidak dibenarkan pada rasionalisasi yuridis. Berarti ada perbedaan antara keduanya.

        Ketiga rasionalisasi kognitif atau ilmiah yaitu membedakan yang benar dan yang salah sebagai pengetahuan bagi pemikirnya, dimana alam yang nyata dianggap benar , namun hal yang nyata masih dipertanyakan bahkan dianggap tidak rasional.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar