Berbicara
mengenai tokoh-tokoh beradzhab frankfrukt. Saya tertarik dan sedikit paham
terhadap pemikiran-pemikiran kritisnya Max weber, dimana pemikirannya mengeai
rasionalitas sangat mudah dipahami. Berbeda dengan tokoh epistmologi kiri,
menurut hemat saya kurang mengerti. Mungkin karena pemikiran dan pengalaman
saya yang kurang dan tidak sejauh pemikiran para tokoh-tokoh dalam buku
mengenai Epistemologi kiri. Banyak yang bertentangan dengan literasi islam.
Berdasarkan definisi penulis sendiri,
epistemologi kiri adalah salah satu bentuk pemikiran yang dianggap salah
terhadap pemikiran atau dalil-dalil yang sudah ada sebelumnya. Berikut
tokoh-tokoh pemikiran kiri seperti Kar henrich max, Friedrich W Niectzhe,
Antonio gramci, Alert Marcuse dan masih banyak lagi filsuf-filsuf barat
revolusioner lainnya.
Keterkaitan penulis terhadap Herbert
Marcuse karena pemikiran filsafatnya benar-benar membandingkan pernyataan yang
sudah dan kemudian dimanuver olehnya dengan seri pemikiran yang lebih radikal
dan kritis. Ada tiga rasionalitas menurut Herbert Marcuse. Rasionalisasi yang
pertama rasionalisasi instrumental, rasional ini mengutamakan kebebasan dalam
kedudukan kekuasaan maupun untuk mencapai strata sosial. Kemudian rasionalisasi
yuridis berbeda dengan rasionalisasi
instrumental, sifatnya lebih menekan aspek hukum secara yuridis. Misalkan
uang pelicin dianggap biasa pada rasionalisasi instrumental untuk mempermudah
kekuasaan politik, hal ini tidak dibenarkan pada rasionalisasi yuridis. Berarti
ada perbedaan antara keduanya.
Ketiga rasionalisasi kognitif atau
ilmiah yaitu membedakan yang benar dan yang salah sebagai pengetahuan bagi
pemikirnya, dimana alam yang nyata dianggap benar , namun hal yang nyata masih
dipertanyakan bahkan dianggap tidak rasional.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar